Tampilkan postingan dengan label Arsitektur Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arsitektur Komputer. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Mei 2013

Jawaban Arkom Algoritma Booth

1.     5 * 7  = 35
→    0101(2) * 0111(2) = 0010 0011(2)
M = 0101(2)
Q = 0111(2)

A   | Q  |Q-1|
0000|0111| 0 |Initial              |
1011|0111| 0 |A <=  A – M ( 1 – 0 )|Langkah 1
1101|1011| 1 |Shift                |Langkah 1
1110|1101| 1 |Shift                |Langkah 2
1111|0110| 1 |Shift                |Langkah 3
0100|0110| 1 |A <= A + M  ( 0 – 1 )|Langkah 4
0010|0011| 0 |Shift                |Langkah 4


2.    6 / 3 = 2
→    0110(2)  / 0011(2) = 0000 0010(2)
M = 3 → 0011(2)   
A   | Q       
0000|0110|Initial
0000|1100|Shift     |Langkah 1
1101|    |Substrack |Langkah 1
0000|1100|Restore   |Langkah 1
0001|1000|Shift     |Langkah 2
1110|    |Substrack |Langkah 2
0001|1000|Restore   |Langkah 2
0011|0000|Shift     |Langkah 3
0000|    |Substack  |Langkah 3
0000|0001|Set Q0 = 1|Langkah 3
0000|0010|Shift     |Langkah 4
1101|    |Substack  |Langkah 4
0000|0010|Restore   |Langkah 4

Sabtu, 20 April 2013

Jawaban V-Class Arsitektur Komputer kedua


DA1F7000 bila diubah dalam bentuk biner akan menjadi
1101 1010 0001 1111 0111 0000 0000 0000
Sehingga representasi single precision dari DA1F7000 menjadi
| 1 | 1011 0100| 001 1111 0111 0000 0000 0000 |

Sedangkan rumus Representasi nilai = ±1.M x 2^(E - 127)
dari representasi single precision didapat
S (Sign) = 1 yang berarti tanda bernilai negatif
E (Exponent) = 1011 0100 = 180-127 = 53
M (Mantisa) = 001 1111 0111 0000 0000 0000
ubah ke dalam bentuk desimal
0 x 2^-1 = 0
0 x 2^-2 = 0
1 x 2^-3 = 0.125
1 x 2^-4 = 0.0625
1 x 2^-5 = 0.03125
1 x 2^-6 = 0.015625
1 x 2^-7 = 0.0078125
0 x 2^-8 = 0
1 x 2^-9 = 0.001953125
1 x 2^-10 = 0.0009765625
1 x 2^-11 = 0.00048828125
jumlahkan semuanya sehingga didapat
M = 0.24560546875

dari rumus Representasi nilai = ±1.M x 2^(E - 127)
jadi nilai floating point dari DA1F7000 adalah -1.24560546875 x 2^53



Tabel kebenaran X-NOR
| in1 | in2 | out |
|  0  |  0  |  1  |
|  0  |  1  |  0  |
|  1  |  0  |  0  |
|  1  |  1  |  1  |
menurut tabel kebenaran X-NOR, didapatkan
out1
| in1 | in2 | X-NOR |
|  1  |  1  |   1   |
didapat X-NOR bernilai 1 sehingga Lampu akan menyala

Tabel kebenaran AND
| in1 | in2 | out |
|  0  |  0  |  0  |
|  0  |  1  |  0  |
|  1  |  0  |  0  |
|  1  |  1  |  1  |
menurut tabel kebenaran AND, didapatkan
out2
| in1 | in2 | out |
|  1  |  1  |  1  |
didapat AND bernilai 1 sehingga Lampu akan menyala

jadi kesimpulannya apabila rancangan half adder tambah not pada ∑, jika keduanya kita beri input 11 maka kedua lampu akan menyala

Selasa, 09 April 2013

Segmentasi, Paging, Dan Segmentasi dengan Paging


Segmentasi merupakan skema manajemen memori yang mendukung cara pandang seorang programmer terhadap memori.  Ruang alamat logika adalah kumpulan segmen. Dengan demikian, sebuah program dibagi menjadi segmen-segmen. Segmen adalah sebuah unit logis, yaitu unit yang terdiri dari beberapa bagian yang berjenis yang sama. Contoh: program utama, variabel lokal, procedure dan sebagainya. Berbeda dengan halaman, ukuran tiap segmen tidak harus sama dan memiliki ciri tertentu. Ciri tertentu itu adalah nama segmen dan panjang segmen. Nama segmen dirujuk oleh nomor segmen sedangkan panjang segmen ditentukan oleh offset. Secara sederhana segmentasi bisa diartikan sebagai suatu ruang alamat atau segment yang berada di memori. Segment-segment itu dalam keadaan independent. Setiap segment berisi alamat 0 sampai maksimum secara linier. Panjang setiap segment berbeda-beda sampai panjang maksimun, perobahan panjang segment terjadi selama proses eksekusi.

Paging adalah sistem manajemen pada sistem operasi dalam mengatur program yang sedang berjalan. Program yang berjalan harus dimuat di memori utama. Paging merupakan teknik yang berorientasi hardware untuk mengelola memori fisik. Tujuan menggunakan paging agar program besar dapat berjalan pada komputer yang mempunyai fisik kecil. Paging Membagi alamat logis dan memori menjadi page yang berukuran tertentu. Paging merupakan kemungkinan solusi untuk permasalahan fragmentasi eksternal dimana ruang alamat logika tidak berurutan; mengijinkan sebuah proses dialokasikan pada memori fisik yang terakhir tersedia.

Selain kedua metode itu ada metode pengaturan memori lain yang berusaha menggabungkan metode segmentasi dan paging. Metode ini disebut dengan segmentation with paging. Dengan metode ini jika ukuran segmen melebihi ukuran memori utama maka segmen tersebut dibagi-bagi jadi ukuran-ukuran halaman yang sama. Secara sederhana, Teknik segmentasi dengan paging adalah ruang alamat pemakai dibagi menjadi sejumlah segment sesuai dengan kehendak pemrogram. Segment tersebut dibagi menjadi sejumlah page berukuran tetap dan berukuran sama dengan page frame memori utama. Jika segment kurang dari ukuran page, maka segnent hanya memerlukan satu page.

Sumber:
http://skylacha.wordpress.com/2010/10/23/perbedaan-partition-segmentation-dan-paging/
http://www.fararainside.net/2012/12/paging-and-segmentation.html
http://ikc.dinus.ac.id/umum/ibam/ibam-os-html/x3571.html